AFIKS ME-/-KAN DAN ME(N)-/-KAN PADA TEKS DEBAT CALON PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERIODE TAHUN 2014 – 2019: TINJAUAN MORFOLOGI DERIVASI DAN INFLEKSI

Irma Setiawan, Bakri -

Abstract


Afiks me-/-kan, me(N)-, dan -kan memiliki kecenderungan membentuk kelas verba. Proses pembentukan status verba dapat direkonstruksikan dari kata berkelas nomina, adjektif, dan adverbia. Lebih lanjut, terdapat juga kata verba yang tidak mengalami perubahan kelas, meskipun telah melalui prosos afiksasi. Kedua fenomena ini dipahami sebagai derivasional dan infleksional. Sistem penurunan dan perubahan status verba ini diaplikasikan pada teks debat Capres RI periode tahun 2014-2015. Tujuan penelitian untuk pendeskripsian sistem derivasi dan infleksional pada teks debat Capres. Konsep derivasi dan infleksi terbentuk berdasarkan beberapa kriteria, seperti kelas atau status dan keberterimaan dalam klausa. Data penelitian hanya berfokus pada teks debat Capres. Pengumpulan data dilakukan dengan mencatat dokumen teks untuk pemolaan dan pemilahan data. Hasil yang penelitian pada teks debat capres terjadi proses derivasi pada kelas N→V, A→V, dan Adv→V. Kemudian infleksi tidak mengubah kelas suatu verba, seperti: V→V. Namun, dalam pandangan yang berbeda, perubahan V→V bisa dianggap sebagai derivasi, dengan alasan dapat mengubah fitur semantik dalam klausa. Sehingga demikian, diharapkan penelitian ini dapat medeskripsikan konstruksi derivasi dan infleksi.

Keywords


derivasi, infleksi, teks debat

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.