ARAH PERGESERAN PELAFALAN DAN KAIDAH MORFOFONEMIK KATA TURUNAN BARU BAHASA MINANGKABAU

- Jufrizal

Abstract


Abstrak
Semua aspek bahasa bergeser dan berubah secara alami sepanjang waktu. Pergeseran dan perubahan itu dapat didorong oleh faktor linguistik dan bukan-linguistik. Di antara banyak jenis pergeseran dan perubahan tersebut, pergeseran dan perubahan bunyi dan kata dapat terjadi dalam waktu singkat melalui kata-kata pinjaman dan pelafalan lisan. Kasus kebahasaan seperti ini terjadi juga dalam bahasa Minangkabau, terutama di kawasan perkotaan, seperti di Padang, West-Sumatera. Makalah ini, yang dikembangkan dari sebagian hasil penelitian yang dilakukan tahun 2012, membahas gejala pergeseran pelafalan dan kaidah morfofonemik kata turunan baru dalam bahasa Minangkabau, khususnya dengan kata dasarnya adalah kata pinjaman. Pembahasan didasarkan pada tiga pertanyaan khusus, yaitu: (i) bagaimana pelafalan kata-kata turunan baru (dengan kata dasarnya adalah kata pinjaman) dalam bahasa Minangkabau?; (ii) apa arah pergeseran pelafalan dan kaidah morfofonemik kata-kata turunan baru dalam bahasa Minangkabau?; dan (iii) mengapa arah pergeseran seperti itu terjadi? Data yang disajikan dalam artikel ini adalah kata-kata turunan baru di mana kata dasarnya adalah kata pinjaman. Pengkajian data didasarkan pada teori sosiolinguistik dan morfofonemik terkait.

Keywords


bahasa Minangkabau, pergeseran bahasa, pelafalan, kata pinjaman, morfofonemik, kata turunan baru

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.