MEMARTABATKAN BAHASA DAN SASTRA, MERAYAKAN KEBHINEKAAN

Robert Masreng

Abstract


Bahasa merupakan piranti sosial yang yang berkarakter untuk membantu manusia berinteraksi dengan sesama. Interaksi manusia dengan manusia yang dimediasi oleh bahasa merepresentasikan peran bahasa untuk mewujudkan keinginan manusia dalam berbagai realitas kehidupan. Penggunaan yang baik merepresentasikan martabat manusia dan martabat bahasa itu sendiri. Bahasa hadir dalam berbagai ruang publik untuk menolong manusia memahami keinginan orang lain. Peran bahasa dalam ranah politik, peradilan dan dunia ekonomi tidak sekadar mengantarkan keinginan tetapi juga menunjukkan kewibawaan bahasa sebagai sarana utama.

Keywords


memartabatkan bahasa, ranah bahasa

Full Text:

PDF

References


Barker, Christ. 2011. Cultural Studies. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Barker, Christ. 2014. Kamus Kajian Budaya. Yogyakarta: Penerbit PT

Kanisius.Baryadi, I Praptomo. 2012. Bahasa, Kekuasaan, dan Kekerasan. Yogyakarta: Universitas Sanatha Darma.

Bryson, Bill. 1990. Mother Tongue. India, New Zeland: Penguin Random House UK.

Cassirer, Ernst. 1990. Manusia dan Kebudayaan: Sebuah Esei Tentang Manusia (Alosius Nugroho, Pentj). Jakarta: Penerbit PT Gramedia.Foley,

William A. 1997. Antropological Linguistics. Oxford: Blackwell Publisher.

Ju Lan, Thung. 2010. Orang Cina dalam Bahasa Politik Orde Baru. Dalam: Mikihiro Moriyama dan Manneke Budiman (Ed). Geliat Bahasa Selaras Zaman. Jakarta: PT Gramedia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.