TRANSITIVITAS PADA KASUS KEKERASAN SEKSUAL DALAM HARIANLOMBOK POST: SEBUAH POTRET KETERSUDUTAN PEREMPUANDI NUSA TENGGARA BARAT

Irma Setiawan

Abstract


Kasus kekerasan seksual dalam pemberitaan media cetak saat ini semakin marakdiperbincangkan. Hal ini tentu tidak luput dari tingginya tingkat pelecehan seksual yangterjadi dan dialami kaum perempuan di NTB. Beberapa kasus yang teridentifikasi diantaranya, seperti: kasus pemerkosaan atau pencabulan, penganiayaan atau pembunuhan,gratifikasi seks, dan kasus kawin cerai. Untuk itu, dalam penelitian ini permasalahan yangditelaah berupa analisis transitivitas pada beberapa jenis kasus yang telah teridentifikasi padaharian Lombok Post. Sejalan dengan itu, tujuan analisis ini adalah mengungkap berbagaiihwal kekerasan seksual yang terjadi antara laki-laki dan perempuan dalam media cetak.Teori yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu teori LFS oleh Halliday yang terfokus padaanalisis teks dan konteks dalam kasus kekerasan seksual di harian Lombok Post. Sumber datahanya diperoleh pada teks pemberitaan kekerasan gender di media Lombok Post. Data yangterkumpul dianalisis dengan metode kombinasi, yakni deskriptif kualitatif dan kuantitatifguna mendeskripsikan penelitian secara sistematis, kategorisasi, dan terpola. Hasil penelitianini berupa fakta dominasi tindakan laki-laki terhadap perempuan dalam kasus kekerasanseksual di wilayah NTB yang sebelumnya telah dianalisis melalui sistem transitivitas.Perempuan lebih sering ditampilkan sebagai korban, sedangkan laki-laki kerap diposisikansebagai pelaku tindakan dalam kekerasan seksual, sehingga pihak perempuan paling seringdirugikan dalam interaksinya terhadap pihak laki-laki di masyarakat.

Keywords


transitivitas, kekerasan seksual, harian Lombok Post, LFS.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.